Analisis Pengeluaran Bensin Sepeda Motor Menggunakan Python

Analisa ini bertujuan untuk memahami pola pengeluaran bensin kendaraan motor. Berapa rata-rata pengeluaran bulanan, apakah ada pola yang berubah.

Ada beberapa tahapan yang dijalankan.

  1. Pengumpulan data (Collect Data)
  2. Pembersihan data (Clean Data)
  3. Analyze (Examine the Data)
  4. Visualize

Pengumpulan dan Pembersihan Data

Data pengeluaran bensin dikumpulkan dari rekaman transaksi bank yang tercatat otomatis. Data transaksi difilter berdasarkan jenis transaksi SPBU untuk memudahkan pencarian.

Data dikumpulkan dengan format Tanggal dan Jumlah, disimpan dalam bentuk file CSV.

date;amount
2025/12/25;40670
2025/12/13;40163
2025/12/4;40040
2026/1/18;38290
....
2026/5/21;37390

Tidak ada data yang hilang dan data dikumpulkan dari 5 bulan terakhir.

Examine the Data

Data diproses menggunakan Bahasa Pemrograman Python, dengan bantuan library Pandas dan numpy.

Proses operasi pada data berupa: pengelompokan jumlah transaksi bulanan, rata-rata, min-max dan Standard Deviation untuk melihat distribusi data.

Visualize

Setelah data diteliti menggunakan metode yang dipilih, selanjutnya visualisasi data untuk melihat perbedaan trend dan perubahan gaya pengeluaran tiap bulan.

Kesimpulannya, bulan 12/2025 dan 1/2026 rata-rata pengeluaran 120k. bulan 2/2026 terjadi lonjakan karena liburan, lalu bulan Maret 2026 cukup hemat karena masih ada bensin dari bulan sebelumnya. Maksimal pengeluaran setiap bulan konsisten di angka 40 ribu, karena maksimal yang bisa ditampung oleh sepeda motor.

Bulan April dan Mei tahun 2026, totalnya lebih tinggi Rp23.629 dibanding 12/2025 dan 01/2025, atau 19% lebih tinggi. Tingginya pengeluaran ini karena aktivitas lebih banyak dari bulan-bulan sebelumnya.

Add a comment

Subscribe now!