Fediverse? Sosial Media Masa Depan?

Facebook, instagram, twitter (sekarang X), Tiktok merupakan sosial media yang paling besar di dunia ini. Hanya ada 1 masalah dari sosial media tersebut, yaitu terisolasi. Pengguna facebook tidak bisa kirim pesan kepada pengguna twitter, begitu juga sebaliknya. Termasuk konten juga terisolasi dan hanya diaudit oleh pemilik sosial media.

Apakah ini masalah keterbatasan teknologi?, tidak. Teknologi E-mail misalnya bisa kirim pesan ke server (federation) manapun, bisa dari @gmail.com menuju @itb.ac.id. Komunikasi ini disebut server-to-server, selain itu pengguna bisa lihat email di aplikasi manapun client-to-server.

(FEDerated unIVERSE) An interconnected group of servers. For example, a fediverse enables independent social media services to communicate with each other.

Fediverse bukanlah sebuah teknologi melainkan ide untuk membuat layanan sosial media yang independen dan bisa komunikasi antar satu sama lainnya. Tentu saja beda dengan sosial media lain yang mungkin kamu tidak akan temui sesuatu yang viral dan drama tidak penting. Fediverse menyerahkan Content Moderation kepada pemilik server sehingga komunitas dan isi konten feed sangat personal dan mengikuti perkembangkan komunitas.

Saat ini, Ekonomi Atensi digunakan oleh perusahaan besar untuk membuat pengguna tetap setia dengan barangnya. Konten Big Social Media sangat bergantung pada algoritma dan trend yang tidak pernah dapat diukur. Sosial media tidak terpusat beri kebebasan dan kontrol pada pengguna, bayangkan organisasi kampus punya sosial media sendiri yang diatur algoritmanya oleh kampus itu sendiri. Kemungkinan manfaat yang bisa diambil bisa jadi tidak terhitung lagi.

By Per Axbom – https://axbom.com/fediverse/, CC BY-SA 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=125076684

Contoh aplikasi berdasarkan fungsinya

  1. Sosial Media
  2. Blog/Artikel
    • Writefreely: platform blog yang sangat ringan
    • Drupal: Aktivasi fediverse menggunakan plugin
    • WordPress: Aktivasi fediverse menggunakan plugin
  3. Alat komunikasi
    • Matrix: Protokol untuk berkomunikasi antar server.
    • Element.io: Aplikasi chat yang menggunakan protokol Matrix
  4. Dan banyak lagi…

Praktik Kepercayaan dan keamanan jadi pondasi dalam fediverse. Kita percaya pada pemilik server untuk mengatur alur dan arah komunitasnya dan setiap individu punya kendali dan tanggung jawab atas datanya masing-masing. Karena setiap server bisa mengambil data dari server lain—konten yang dilabeli sebagai konsumsi publik, maka akan sulit menghapus data yang sudah tersebar. Jadi, pastikan setiap konten yang tersebar internet diatur siapa audiennya.


Apakah ini masa depan? Bagaimana dengan ancaman internet?

Keamanan anak-anak (Child safety) di dalam fediverse jadi perhatian khusus. Mastodon sebagai bahan pengujian memiliki fitur filter keyword dan hashtag untuk membatasi konten yang tampil di beranda, akses ke fitur secara subjektif dikatakan mudah. Moderator komunitas perlu bekerja keras untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna. Hampir semua sosial media punya moderator manual dan Moderator Manual memiliki masalah psikologi karena terlalu lama terpapar pada konten yang tidak sehat. Pada umumnya anak-server mastodon memiliki fitur invitation only—Hanya yang diajak yang masuk server, maka peluang masalah ini bisa lebih kecil karena dalam area terkontrol.

Masa depan? saat ini sudah masa depan. Fediverse tidak memaksa siapapun untuk masuk, malah akan membosankan bagi kebanyakan orang karena tidak banyak konten drama, berita viral dan joget viral. Ia hanya menjadi pilihan bagi orang-orang yang merasa itu penting dan memiliki tujuan dalam pengguannya.

Aku suka demokrasi dari fediverse, dari komunitas kepada komunitas. Aku gunakan mastodon layaknya seperti wordpress untuk menulis microblogging, kenapa? karena tanpa iklan, drama, distrupsi atau gangguan. Secara teknis selalu kagum dengan ide dan groundbreaking mereka. Fediverse beri kebebasan dan opsi dalam penggunaan internet dan memaksimalkan potensi diri. Temui aku di fediverse!

Terima kasih sudah membaca, sampai jumpa di masa depan!

Subscribe now!